Bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional siap mewujudkan indonesia yang berdaulat, mandiri & berkepribadian

Kamis, 01 Desember 2016

Ikrar Kerukunan dalam rangka Nusantara Bersatu Di prakarsai Kodim Rembang bersama Generasi Muda Lintas Agama Kab. Rembang

Rembang- Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia kita bersama, Bhineka Tunggal Ika, Demikian dikatakan Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP dalam kegiatan Ikrar Nusantara bersatu yang dilaksanakan di depan halaman Kantor Bupati Rembang.


Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP beserta Forkopimda Rembang, perwakilan pemuda se-Kab. Rembang, Mahasiswa, Toga, Toda, Tomas, FKUB, serta perwakilan dari masyarakat Rembang.

Dalam Ikrar yang berbunyi Kami Generasi Muda Lintas Agama Kab. Rembang Berikrar : Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Senantiasa mencintai Tanah Air, Menjaga kerukunan antar umat beeragama dan Memperjuangkan keutuhan NKRI serta menolak Terorisme, Radikalisme & Intoleransi tersebut dibacakan oleh seluruh peserta yang hadir secara bersama- sama dengan penuh hikmad. 


Kegiatan Ikrar Kerukunan Nusantara bersatu di akhiri dengan mencantumkan tanda tangan di baleho sebesar 3x3m yang disediakan oleh panitia.
baca selanjutnya

Polres Rembang, Kodim 0720/Rembang & Pemkot Rembang Gelar Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai

Rembang- Apel kebhinekaan harus menjadi komitmen kita bersama karena kebhinekaan merupakan unsur kekuatan bangsa, alat pemersatu bangsa, dan menjadi landasan yang kokoh dalam membangun bangsa dan Negara Indonesia, Demikian di sampaikan Kapolres Rembang selaku Inspektur Upacara dalam kegiatan Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di wilayah Kab. Rembang.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Rembang AKBP Sugiarto, SH, SIK, M.SI selaku Irup, Kapten Inf Kun Muhandis selaku Dan Up, Kapten Cpl Rusdi selaku Pa. Up, Wakil Bupati Rembang, Sekda, Kasdim 0720 Rembang, DPRD Rembang, Jajaran SKPD, Ibu-ibu Bhayangkari, Ibu- ibu Persit KCK Cab. Dim 0720 Rembang, Ketua Paguyuban, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, perwakilan anggota Kodim Rembang, Polres Rembang, Linmas, Korpri, mahasiswa, pelajar, dan perwakilan masyarakat.

Pada kesempatan itu pimpinan apel mengajak kepada seluruh masyarakat agar terus bergandeng tangan bahu membahu dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sehingga suasana yang aman dan kondusif tercipta di wilayah Kab. Rembang.

Kegiatan Apel diakhiri dengan pentas kesenian tradisional & kebudayaan serta penandatanganan deklarasi kebhinekaan di atas baleho yang disediakan oleh panitia.
baca selanjutnya

Kodim 0720/Rembang memeriahkan Nusantara Bersatu di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang

Rembang, Bertempat di Lapangan Simpang Lima (Semarang) sebanyak 265 perwakilan anggota Kodim dan masyarakat hadir dalam rangka memeriahkan Nusantara Bersatu Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia kita, Bhineka Tunggal Ika Rabu (30/11/16)


 (Apel kesiapan pemberangkatan rombongan Kodim 0720/Rembang)
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB s.d 12.00 WIB dalam kondisi hujan gerimis, namun tidak menyurutkan niat perwakilan dari Kodim 0720 Rembang untuk ikut serta dalam memeriahkan acara tersebut. Perjalan yang ditempuh selama ± 3 jam terbayar tuntas dengan hadirnya perwakilan dari Kodim 0720 Rembang dalam kegiatan tersebut.



Joko, Salah satu tokoh masyarakat yang ikut dalam rombongan Kodim 0720 Rembang merasa sangat senang dan bahagia karena bisa secara langsung ikut terlibat dalam kegfiatan Nusantara Bersatu. Dikatakan ‘’Rasa bangganya ikut menjaga Kebhinekaan yang ada di Indonesia melalui kegiatan ini. Selanjutnya dikatakan kalau bisa kegiatan seperti ini agar dilaksanakan secara terus- menerus.

Pukul 12.00 WIB kegiatan selesai selanjutnya rombongan Kodim 0720 Rembang kembali ke Kab. Rembang dalam keadaan aman dengan membawa cerita tentang Nusantara Bersatu.

baca selanjutnya

Sholawat Akbar Kabupaten Rembang di hadiri Dandim 0720/Rembang

Rembang- Bertempat di alun- alun Kab. Rembang, selasa, (29/11 16) telah berlangsung acara Rembang Besholawat dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri ± 1000 orang santri dan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Rembang.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB dan selesai pukul 23.00 Wib tersebut mendapat sambutan positif masyarakat Rembang, disamping kegiatan dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW juga merupakan ajang silaturahmi dan memperkuat khukuwah islamiah serta Do’a akbar agar bangsa Indonesia selalu diberikan keberkahan, kedamaian khususnya di wilayah Kab. Rembang yang semakin kondusif.

Kegiatan yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat inipun, tidak hanya dihadiri baik dari kalangan santri dari pondok pesantren yang ada di Kab. Rembang namun juga masyarakat umum turut berbondong-bondong hadir dan juga dihadiri jajaran Forkopimda, SKPD  Kab. Rembang dan jajaran. Nampak Hadir Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP yang mendapat kesempatan memberikan sambutan.

Dalam sambutannya Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP mengajak kepada seluruh komponen masyarakat dan para tokoh-tokoh yang lain untuk terus menjaga tali silaturahmi, perkokoh persatuan dan kesatuan dengan menciptakan kondisi Rembang yang dinamis, Dandim juga menghimbau, bukan hanya pada kegiatan semacam ini saja, namun bisa dikembangkan pada kegiatan lain dengan arah yang positif.  Selanjutnya dikatakan Kita harus waspada dengan rencana adu domba,  kita diberikan kekayaan untuk dijaga demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia mempunyai budaya persatuan hidup dengan bergotong royong, semoga dengan persatuan ini kita bisa menjaga Bangsa Indonesia tetap utuh kedalam bingkai NKRI.  ‘’papar Dandim.

Dalam tausiahnya yang semula akan di sampaikan oleh KH. Maimoen Zubair, KH. Mustofa Bisri tidak dapat dilaksanakan secara langsung oleh ke dua tokoh Ulama Nasional tersebut dan diwakili oleh putra dari masing- masing tokoh, selanjutnya tausiah dan sholawat di pimpin oleh Habib Anis Syahab (Jakarta) yang intinya mengajak umat Islam untuk merapatkan barisan dalam rangka untuk mencegah upaya memecah belah bangsa. Dikatakan Indonesia akan hancur manakala umat sudah menjauh dari rasa cinta dan kepercayaan kepada bangsa, TNI/Polri serta hasil karya anak negeri.

Masyarakatpun sempat diajak untuk merenungkan makna sholawat untuk kedamaian dan ketentraman masyarakat Rembang, sehingga harapan dari kegiatan ini dapat diambil manfaat untuk kehidupan yang lebih damai.
baca selanjutnya

Minggu, 27 November 2016

Dandim 0720/Rembang bekali siswa SMAN 1 Rembang materi Wasbang & Kebhinekaan

Rembang- Selasa (22/11/16) bertempat di aula SMA N 1 Rembang Dandim 0720 Rembang Letkol Infanteri Darmawan Setiady S.IP memberikan pembekalan sosialisasi tentang kebhinekaan dan wawasan kebangsaan kepada siswa- siswi SMA N 1 Rembang.


Kegiatan sosialisasi di berikan dalam rangka memberikan pemahaman kepada generasi muda khususnya di lingkungan pendidikan tentang kondisi bangsa saat ini serta menumbuhkan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan dalam menangkal berbagai macam rongrongan yg dapat mengancam NKRI.

Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan materi sosialisali terkait apa yang menjadi pengarahan Panglima TNI diantaranya tentang perkembangan situasi yang terjadi saat ini dan kondisi bangsa dihadapkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, populasi dan kapasitas bumi, pertumbuhan penduduk dunia, perang masa kini yakni perang energi dan perang ekonomi, kondisi Indonesia dari perspektif ancaman diantaranya ancaman terorisme, ancaman narkoba dan persaingan ekonomi dunia.


Dalam penyampaian materi Dandim mengatakan pada saat ini, kelompok radikal menyusup dengan menyasar kalangan generasi muda, selain itu juga disampaikan tentang bahaya ancaman komunis, teroris, narkoba dan  perang tanpa bentuk atau “proxy war” yang saat ini mengancam Indonesia. Selanjutnya dikatakan Dandim peran generasi muda sebagai penerus bangsa harus tetap mempertahankan Bhineka tunggal ika yaitu walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu bangsa Indonesia, perang tanpa bentuk atau “proxy war” tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh pihak tertentu yang mempunyai kepentingan di negara Indonesia. Negara- negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam), yang melimpah ruah dan kita sebagai warga harus bisa memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat berguna bagi seluruh warga masyarakat.

Sebelum mengakhiri materinya Dandim berpesan kepada semua Siswa dan Siswi SMA N 1 Rembang untuk jauhi narkoba yang dapat menyengsarakan kehidupan bagi generasi anak bangsa, jangan mudah terprovokasi terhadap pemberitaan yang belum jelas kebenarannya dan mulai dari sekarang belajar untuk menghemat penggunaan bahan energi yang berkaitan dengan kehidupan.

Saat di temui wartawan Dandim mengatakan generasi muda dalam hal ini para pelajar dijadikan sebagai sasaran sosialisasi dikarenakan mereka menjadi kelompok yang paling rentan disusupi oleh paham radikal. Sehingga, upaya-upaya untuk memberikan pemahaman kebangsaan kepada mereka, harus kerap dilakukan sedini mungkin.“Tegasnya.
baca selanjutnya

Sabtu, 26 November 2016

Start Parade Kebhinekaan Nusantara Bersatu di lepas Dandim 0720/Rembang

Rembang, Berbagai elemen masyarakat di wilayah Kab. Rembang bersama- sama dengan perwakilan anggota Kodim 0720 Rembang dan Polres Rembang melaksanakan Giat Kirab Parade Nusantara Bersatu & Kirab Budaya Nasional bertempat di Kecamatan Rembang (Jumat 25.11.16)
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0720 Rembang beserta perwakilan anggota Kodim Rembang, komponen masyarakat dari berbagai kalangan dengan peserta kirab yakni pembawa bendera merah putih, 1 peleton anggota Kodim Rembang, 1 peleton anggota Polres Rembang, Drum Band pelajar SLTP, Drum Band SLTA serta komponen masyarakat lainnya dengan memakai pakaian adat dan kebudayaan yang menunjukan kebhinekaan NKRI. Kegiatan yang mengambil tema ‘’Parade Nusantara Bersatu Indonesiaku, Indonesiamu Indonesia kita bersama, Bhineka Tunggal Ika ini di mulai pada Pkl 14.30 WIB dan berakhir Pkl 16.00 WIB.


Dalam sambutannya Dandim 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP mengatakan inti kegiatan ini yakni untuk merawat Kebhinekaan yang ada di Indonesia khususnya di wilayah Kab. Rembang. Giat ini menunjukkan komitmen penting terhadap NKRI yang dilandasi oleh Pancasila. walaupun NKRI terdiri dari berbagai suku, agama dan ras melalui kegiatan ini  warga Rembang justru ingin menunjukkan bahwa keberagaman itu indah," Selanjutnya dikatakan Negara Indonesia adalah negara demokrasi, demo diperbolehkan tetapi Negara Indonesia juga negara hukum sehingga boleh menyampaikan pendapat tetapi tidak boleh anarkis," jelasnya.
Para peserta kirab mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, sampai dengan selesai pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
baca selanjutnya

Jumat, 25 November 2016

Dandim 0720/Rembang Sosialisasi Kebhinekaan di lingkungan pendidikan

Rembang, Bertempat di Aula SMK An- Nuroniyah Kec. Sulang Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP melakukan sosialisasi tentang kebhinekaan, ancaman radikalisme dan Wawasan kebangsaan kepada pelajar SMK An- Nuroniyah Selasa 24.11.06.

Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan materi sosialisali terkait apa yang menjadi pengarahan Panglima TNI diantaranya tentang perkembangan situasi yang terjadi saat ini dan kondisi bangsa dihadapkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, populasi dan kapasitas bumi, pertumbuhan penduduk dunia, perang masa kini yakni perang energi dan perang ekonomi, kondisi Indonesia dari perspektif ancaman diantaranya ancaman terorisme, ancaman narkoba dan persaingan ekonomi.
Dalam penyampaian materi Dandim mengatakan berdasarkan pada masa sekarang, kelompok radikal menyusup dengan menyasar kalangan usia menengah terutama para generasi muda, selain itu juga disampaikan tentang bahaya ancaman komunis, teroris, narkoba dan  perang tanpa bentuk atau “proxy war” yang saat ini mengancam Indonesia, sehingga semua pihak diharapkan bersatu dalam mencegah dan melawannya. Peran generasi muda sebagai penerus bangsa harus tetap mempertahankan Bhineka tunggal ika yaitu walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu bangsa Indonesia. Penjelasan tentang perang tanpa bentuk atau “proxy war” tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh pihak tertentu yang mempunyai kepentingan di negara Indonesia. Negara- negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam), yang melimpah ruah dan kita sebagai warga harus bisa memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat berguna bagi seluruh warga masyarakat.

Saat di temui wartawan Dandim mengatakan generasi muda dalam hal ini para pelajar dijadikan sebagai sasaran sosialisasi dikarenakan mereka menjadi kelompok yang paling rentan disusupi oleh paham radikal. Sehingga, upaya-upaya untuk memberikan pemahaman kebangsaan kepada mereka, harus kerap dilakukan sedini mungkin.“
baca selanjutnya

Danramil 06/Lasem beserta Kapolsek & Camat laksanakan Komsos dengan Tokoh Agama

Rembang- Rabu, (23/11/16) Danramil Lasem Kapten Inf Kun Muhandis beserta Kapolsek dan Camat Lasem bersama- sama melaksanakan silaturahmi dengan menyambangi para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di wilayah Kecamatan Lasem.
Dalam kunjungan ke tokoh agama kecamatan Lasem KH Abdul Qoyyum Danramil menyampaikan untuk saling bekerja sama dengan mengajak semua elemen masyarakat saling Komunikatif, Akomodatif, Interaktif dan bersinergi sebagai sesama mitra kerja dan saling memberi informasi sehingga Kecamatan Lasem dapat tetap aman dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut Danramil, Kapolsek dan Camat berharap kepada Tokoh Agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kec. Lasem agar ikut menghimbau kepada masyarakat untuk memelihara kondusifitas khususnya di wilayah Kec. Lasem Kab. Rembang.

Diharapkan dengan adanya silaturahmi akan terjalin kebersamaan yang baik antara Danramil, Kapolsek dan Camat dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat, sehingga akan tercipta stabilitas keamanan wilayah yang mantap. 

“Kita harus lebih dekat dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat agar terjalin tali silaturahmi yg baik sehingga ketahanan wilayah akan mantap”, tegas Kapten Inf Kun Muhandis.

baca selanjutnya

Panen raya Jagung Hybrida di Hadiri Bupati & Dandim 0720/Rembang

Rembang- Bertempat di Ds. Bulu Kec. Bulu Dandim 0720 Rembang didampingi Danramil 05 Bulu bersama- sama dengan Bupati Rembang, SKPD terkait, Unsur Muspika Bulu, PPL, Babinsa dan kelompok tani desa bulu melaksankan panen raya Jagung Hibrida Tongkol 2, pada Kamis (24/11/16).
 Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady S.IP mengupkapkan program ketahanan pangan digalakan pemerintah tidak hanya tanaman padi saja, akan tetapi juga tanaman pangan yang lain seperti jagung dan kedelai. Untuk itu, TNI melalui Babinsa di tingkat desa dan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) terus memberikan pendampingan kepada petani untuk menanam ketiga sumber makanan pokok tersebut’’ ungkapnya.
Dandim menuturkan bahwa kehadirannya di acara panen raya tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam mensukseskan program Upsus Pajale. 

Dandim siap mendamping para petani dilapangan dalam mengembangan program Upsus Pajale terutama dengan menerjunkan Babinsa setempat. ‘’Melaksanakan instruksi Panglima TNI & Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bahwa seluruh Babinsa akan membantu petani di daerah agar program swasembada pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017." kata Dandim.
baca selanjutnya

Kamis, 24 November 2016

Ciptakan wilayah aman & kondusif Danramil 10/Gunem & Kapolsek Komsos dengan Tokoh Agama

Rembang- Bertempat di kediaman Mbah Ali Nursalim di Desa Trembes Kec Gunem Kab Rembang Danramil 10 Kodim 0720 Rembang Kapten Inf Bambang S dan Kapolsek Gunem bersama- sama melaksanakan silaturahmi dengan menyambangi para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di wilayah Kecamatan Gunem.
 
Dalam kesempatan itu Danramil menyampaikan untuk saling bekerja sama dengan mengajak semua elemen masyarakat saling Komunikatif, Akomodatif, Interaktif dan bersinergi sebagai sesama mitra kerja dan saling memberi informasi sehingga Kecamatan Lasem dapat tetap aman kondusif.

Kekompakan Danramil dan Kapolsek di wilayah Kabupaten Rembang bukanlah isapan jempol saja. Setiap momen-momen penting mereka selalu bersama dalam langkah dan tindakan agar kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya semakin mantap aman dan kondusif. Dengan silaturahmi akan terjalin kebersamaan yang baik antara Danramil dan Kapolsek dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat, sehingga akan tercipta stabilitas keamanan wilayah yang mantap. 
 
 yang berkembang saat ini, kata Mbah Ali Nursalim Mari kita berdoa bersama agar wilayah kita tetap aman dan kondusif dan tetap terjalin persatuan dan kesatuan bangsa demi tegaknya NKRI.
baca selanjutnya

Danramil 11/Sale & Kapolsek silaturahmi dengan Tokoh Agama

Rembang- Danramil 11/Sale Lettu Inf Budi Susanto bersama-sama dengan Kapolsek Sale melakukan silaturahmi dan berdialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah kecamatan sale, seperti halnya dengan tokoh agama KH Dimyati Munaji di Dk. Pesantren Desa Sedan Kec Sedan pada Rabu (23/11/16).
Kegiatan silaturahmi tersebut bertujuan selain mempererat tali silaturahmi juga membicarakan seputar perkembangan situasi NKRI saat ini. Danramil menyampaikan tentang bahaya faham-faham yang berseberangan dengan Pancasila seperti radikalisme, PKI dan maraknya peredaran Narkoba di masyarakat serta situasi NKRI pasca demo beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut Danramil dan Kapolsek berharap kepada Tokoh Agama maupun tokoh masyarakat agar ikut menghimbau kepada masyarakat untuk memelihara kondusifitas khususnya di wilayah Kec. Sale Kab. Rembang.

Kekompakan Danramil dan Kapolsek di wilayah Kabupaten Rembang bukanlah isapan jempol saja. Setiap momen-momen penting mereka selalu bersama dalam langkah dan tindakan agar kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya semakin mantap aman dan kondusif.
baca selanjutnya

Rabu, 23 November 2016

Dandim 0720/Rembang berikan pembekalan tentang Kebhinekaan & Wawasan Kebangsaan

Rembang- Dalam rangka memberikan pemahaman kepada generasi muda khususnya di lingkungan pendidikan tentang kondisi bangsa saat ini serta menumbuhkan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan dalam menangkal berbagai macam rongrongan yg dapat mengancam NKRI Kodim 0720 Rembang memberikan pembekalan sosialisasi tentang kebhinekaan dan wawasan kebangsaan kepada siswa/i SMK N 1 Rembang. Dengan pembawa materi Dandim 0720 Rembang Letkol Infanteri Darmawan Setiady S.IP bertempat di aula SMK N 1 Rembang, selasa (22/11/16)

Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan materi sosialisali terkait apa yang menjadi pengarahan Panglima TNI diantaranya tentang perkembangan situasi yang terjadi saat ini dan kondisi bangsa dihadapkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, populasi dan kapasitas bumi, pertumbuhan penduduk dunia, perang masa kini yakni perang energi dan perang ekonomi, kondisi Indonesia dari perspektif ancaman diantaranya ancaman terorisme, ancaman narkoba dan persaingan ekonomi dunia.

Dalam penyampaian materi Dandim mengatakan pada saat ini, kelompok radikal menyusup dengan menyasar kalangan generasi muda, selain itu juga disampaikan tentang bahaya ancaman komunis, teroris, narkoba dan  perang tanpa bentuk atau “proxy war” yang saat ini mengancam Indonesia. Selanjutnya dikatakan Dandim peran generasi muda sebagai penerus bangsa harus tetap mempertahankan Bhineka tunggal ika yaitu walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu bangsa Indonesia, perang tanpa bentuk atau “proxy war” tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh pihak tertentu yang mempunyai kepentingan di negara Indonesia. Negara- negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam), yang melimpah ruah dan kita sebagai warga harus bisa memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat berguna bagi seluruh warga masyarakat.

Dandim mengatakan generasi muda dalam hal ini para pelajar dijadikan sebagai sasaran sosialisasi dikarenakan mereka menjadi kelompok yang paling rentan disusupi oleh paham radikal. Sehingga, upaya-upaya untuk memberikan pemahaman kebangsaan kepada mereka, harus kerap dilakukan sedini mungkin.“

Sebelum mengakhiri materinya Dandim berpesan kepada semua Siswa dan Siswi SMK N 1 Rembang untuk jauhi narkoba yang dapat menyengsarakan kehidupan bagi generasi anak bangsa, jangan mudah terprovokasi terhadap pemberitaan yang belum jelas kebenarannya dan mulai dari sekarang belajar untuk menghemat penggunaan bahan energi yang berkaitan dengan kehidupan, ‘’tegasnya.
baca selanjutnya